Categories
75. Al-Qiyamah

Tafsir Surat Al-Qiyamah Ayat-30

30. إِلَىٰ رَبِّكَ يَوْمَئِذٍ ٱلْمَسَاقُ

ilā rabbika yauma`iżinil-masāq
30. kepada Tuhanmulah pada hari itu kamu dihalau.

Tafsir :

Sebagian ulama menyebutkan bahwa tatkala seseorang akan meninggal dunia, maka dia akan diperlihatkan apa yang akan terjadi padanya([1]). Oleh karenanya dalam suatu hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

مَنْ أَحَبَّ لِقَاءَ اللَّهِ أَحَبَّ اللَّهُ لِقَاءَهُ، وَمَنْ كَرِهَ لِقَاءَ اللَّهِ كَرِهَ اللَّهُ لِقَاءَهُ، قَالَتْ عَائِشَةُ أَوْ بَعْضُ أَزْوَاجِهِ: إِنَّا لَنَكْرَهُ المَوْتَ، قَالَ: لَيْسَ ذَاكِ، وَلَكِنَّ المُؤْمِنَ إِذَا حَضَرَهُ المَوْتُ بُشِّرَ بِرِضْوَانِ اللَّهِ وَكَرَامَتِهِ، فَلَيْسَ شَيْءٌ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِمَّا أَمَامَهُ، فَأَحَبَّ لِقَاءَ اللَّهِ وَأَحَبَّ اللَّهُ لِقَاءَهُ، وَإِنَّ الكَافِرَ إِذَا حُضِرَ بُشِّرَ بِعَذَابِ اللَّهِ وَعُقُوبَتِهِ، فَلَيْسَ شَيْءٌ أَكْرَهَ إِلَيْهِ مِمَّا أَمَامَهُ، كَرِهَ لِقَاءَ اللَّهِ وَكَرِهَ اللَّهُ لِقَاءَهُ

Barangsiapa mencintai perjumpaan dengan Allah, Allah juga mencintai perjumpaan dengannya, sebaliknya barangsiapa membenci perjumpaan dengan Allah, Allah juga membenci perjumpaan dengannya.” ‘Aisyah atau sebagian istri beliau berkomentar Sesungguhnya kami takut terhadap kematian’. Nabi lantas bersabda: ‘Bukan begitu maksudnya, akan tetapi yang benar adalah seorang mukmin jika kematian menjemputnya, ia diberi kabar gembira dengan keridhaan Allah dan karamah-Nya, sehingga tidak ada sesuatu apapun yang lebih ia cintai daripada apa yang dihadapannya (kematian), sehingga ia mencintai berjumpa Allah, dan Allah pun mencintai berjumpa kepadanya. Sebaliknya orang kafir jika kematian menjemputnya, ia diberi kabar buruk dengan siksa Allah dan hukuman-Nya, sehingga tidak ada yang lebih ia cemaskan (benci) daripada apa yang ada di hadapannya (kematian), ia membenci berjumpa Allah, sehingga Allah pun membenci berjumpa dengannya’.”([2])

Dari sini para ulama menjadikan ini sebagai dalil bahwa firman Allah Subhanahu wa ta’ala ini menunjukkan bahwa orang-orang kafir akan berada dibawa berdasarkan aturan Allah Subhanahu wa ta’ala, sehingga sebelum meninggal dunia mereka akan diperlihatkan berbagai macam kondisi yang membuat dia ketakutan. ([3])

_________________________________________________

Footnote :

([1])  At-Tahrir wa At-Tanwir Li Ibni ‘Asyur 29/360.

([2])  HR. Bukhari no. 6507

([3])  Lihat: At-Tahrir wa At-Tanwir Li Ibni ‘Asyur 29/360.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *